Ini Bukan Dogma Atau Dogtrin:

Ini Bukan Dogma Atau Dogtrin:
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan. Di...
Gubug Jenggolo Manik. Pukul. 11:11. Hari Senin. Tanggal 15. April 2019.

Salam Selamat Rahayu dari saya Wong Edan Bagu untuk Panjenengan semuanya tanpa terKecuali, khususnya untuk Para Kadhang Kontho dan Kanthi yang sedang belajar bersama saya;
Bagaimana...?!

Panjenengan sudah membaca Artikel atau menyimak Vidio saya yang berjudul;
7 Sabda Hidup Sejati...?!

Kalau sudah, mengerti dan paham kah, maksud tujuan dari Artikel atau Vidio tersebut...?!

Para Kadhang Kinasihku sekalian.
Untuk bisa Manunggal atau menyatu agar supaya menjadi satu kesatuan dengan Hidup/Urip atau Guru Sejati yang tak lain dan tak bukan adalah Utusan Dzat Maha Suci Hidup.

Mau tidak mau, atau suka tidak suka, kita harus melalui satu persatu dimensi demi dimensi yang sudah ada sejak awal hingga sampai kapanpun.

Sebab karena memang itulah tahapan proses perjalanannya.

Hal ini di Suratkan dalam Sejarah Agung Nabi Muhammad di Perjalanan Spiritual Lahir Bathin nya, yang berJudul Isra' Mi'raj.
Bahwasannya;

Ketika Sang Nabi Isra';
Menempuh perjalanan dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsho Yerusalem, yang kemudian dilanjutkan Mi'raj;
Menempuh perjalanan ke Sidratul Muntaha, yang sebelumnya melewati dan singgah sejenak di langit ke 1 dan  bla bla bla lainnya hingga sampai ke titik akhirnya. Yaitu;
Sidratul Muntaha.

Inilah dan begitulah proses Perjalanan Abadi, yang suka tidak suka, mau tidak mau harus dan akan dialami oleh siapapun yang sedang melakukan Perjalanan Abadi atau Inna Lillaahi Wa Inna Ilaihi Raji'un atau Bali Mring Asal Usul Sangkan Paraning Dumadi.

Jadi, Isra' Mi'raj adalah penggambaran Titik-titik Tempat atau Dimensi yang nantinya akan di datangi, di singgahi dan di lewati oleh siapapun yang sedang Melakukan Perjalanan Abadi atau
Inna Lillaahi Wa Inna Ilaihi Raji'un atau Bali Mring Asal Usul Sangkan Paraning Dumadi.

Nah...
Titik-titik ini, kita harus tahu, itu sebab riwayat Nabi di Suratkan dalam Alkitab, maksudnya agar supaya di mengerti, dipahami dan diketahui serta di hapal dengan iman.

Jikalau sampai tidak mengerti, tidak paham dan tidak hapal dengan, sudah pasti akan kebingungan, sebab karena ketika sampai di titik tersebut, kita tidak tahu harus apa dan bagaimana.

Misal contoh;
Dalam perjalanan saya sampai di kamar, setelah masuk ke dalam kamar, karena kita tidak mengerti, tidak paham serta tidak hapal kalau itu kamar, kita jadi tidak tahu harus apa dan bagaimana di dalam kamar itu.

Lalu...
Kita pipis di kamar itu, bahkan lebih parahnya lagi, kita be'ol di dalam kamar itu, padahal fungsi kamar itu bukan untuk pipis dan be'ol, melainkan untuk istirahat tidur.

Contoh misal lagi;
Dalam perjalanan saya sampai di Toilet, setelah masuk ke dalam Toilet, karena kita tidak mengerti, tidak paham serta tidak hapal kalau itu Toilet, kita kita tidak tahu harus apa dan bagaimana di dalam Toilet itu.

Lalu...
Kita tidur di Toilet itu, bahkan lebih parahnya lagi, kita berSamadi di dalam Toilet itu, padahal fungsi Toiler itu bukan untuk Tidur dan berSamadi, melainkan untuk Pipis dan Be'ol atau Mandi.

Itu semua terjadi di sebab karenakan kita tidak mengerti, tidak paham serta tidak hapal, sehingganya tidak mengetahui.

Para Kadhang Kinasihku sekalian...
Ada beberapa titik dimensi atau tahapan atau partikel atau lapisan di dalam tubuh kita yang di tempati oleh "AKU" Hidup/Urip atau Guru Sejati Sang Utusan Dzat Maha Suci Hidup.

Dan titik-titik dimensi atau tahapan atau partikel atau lapisan di dalam tubuh kita yang di tempati oleh "AKU" Hidup/Urip atau Guru Sejati Sang Utusan Dzat Maha Suci Hidup, sudah saya kabarkan secara umum di medsos Tanpa Tedeng Aling-aling, dengan judul;
"7 Sabda/Dawuh Hidup/Urip Se-Jati"

Ingat...!!!
Itu bukan Dogma atau Dogtrin, melainkan Nama-nama titik dimensi atau tahapan atau partikel atau lapisan di dalam tubuh kita yang di tempati oleh "AKU" Hidup/Urip atau Guru Sejati Sang Utusan Dzat Maha Suci Hidup.

Yang nantinya akan kita datangi, kita singgahi dan kita lewati dalam  Perjalanan Abadi atau
Inna Lillaahi Wa Inna Ilaihi Raji'un atau Bali Mring Asal Usul Sangkan Paraning Dumadi.

Sebab karena itu, kita harus  mengerti, harus paham serta harus  hapal dengan Iman, sehingganya kita bisa mengetahui dengan pasti.

Dan untuk memastikan kepastian itu, maka saya buat lagi Artikel dan Vidio ini;
Dalam Artikel dan Vidio yang berJudul; 7 Sabda Hidup Sejati, saya mengabarkan ada 7 Sabda Hidup, sesuai Judul; yaitu 7 Sabda Hidup, namun intisarinya ada di Sabda Nomer 4 dan Nomer 5, sedangkan Pati nya, ada di Sabda Nomer 6.

Sedangkan Sabda-Sabda Lainnya, "kecuali nomer 4-5-6", itu hanya sebuah penjelasan dan penegasan tentang proses kejadian, jadi, cukup di mengerti dan di pahami serta di ketahui saja, tidak perlu di hapal.

Misal Contoh;
Pada Sabda Hidup nomer 4, saya mengabarkan...

4. "AKU" (Hidup/Urip) Bertahta atau bersinggasana di dalam Baitul Makmur, yang berada di dalam kepala Adam.

Baitul Makmur Atau Cakra Mahkota;
Yang pertama "Otak" (Ubun-ubun).
Di dalam ubun-ubun "Manik"
Di dalam manik "Budi"
Di dalam budi "Nafsu"
Di dalam nafsu "Suksma"
Di dalam suksma "Rahsa"
Di dalam rahsa "AKU" (Hidup/Urip).

Contoh misal lagi;
Pada Sabda Hidup nomer 5, saya mengabarkan...

5. "AKU" (Hidup/Urip) Bertahta dalam Baitul Mukarram, itu rumah tempat larangan-KU, berdiri di dalam dada Adam.

Baitul Mukarram Atau Cakra Jantung;
Pertama "Hati" (kalbu).
Di antara hati "Jantung"
Di dalam jantung "Budi"
Di dalam budi "Angan-angan"
Di dalam angan-angan "Suksma"
Di dalam suksma "Rahsa"
Di dalam rahsa "AKU" (Hidup/Urip).

Nah...
Berusahalah untuk bisa menghapal Titik-titik intisari yang saya ulang kedua kalinya ini, agar supaya tidak bingung nantinya, ketika sudah sampai di titik tersebut.

Sehingga tidak berulang-ulang kali sampai di tempat yang sama, bahkan terus terusan berada di tempat itu-itu saja, tanpa peningkatan selanjutnya, sebab karena ketidak tahuan kita.

Jikalau sudah hapal, berjuanglah untuk segera menemui saya atau mengundang saya datang, untuk mendapatkan Pati nya yaitu; Sabda Hidup yang ke 6, selagi saya masih Hidup di Dunia ini.

Sebab karena waktu saya tidak banyak, tinggal sedikit lagi di Dunia ini, kalau bukan dari saya;
"Mohon Maafkan"
Kemungkinan Besar nya, Panjenengan akan di Politiki dengan kepentingan pribadinya atau golongannya, bukan apa adanya atau yang sebenarnya.

Karena selama ini, saya belum menemukan sesuatu yang Blak Kotak Tanpa Tedeng Aling-Aling tentang Tuhan yang sebenarnya, selain Artikel dan Vidio dari saya "Sekali Lagi Mohon Maafkan" Begitulah kenyataannya.

Salam Se-Tu-Han Penuh Cinta Kasih Sayang dari dalam Lubuk hati saya WEB yang paling dalam. Selamat🙏Selamat🙏Selamat🙏 Rahayu🙏Rahayu🙏Rahayu🙏Damai🙏Damai🙏 Damai🙏 Tenteram🙏
Saya❤️
Wong Edan Bagu❤️
Ngaturaken Sugeng Rahayu🙏
lir Ing Sambikolo🤝
Amanggih Yuwono🤝
Pinayungan Mring Ingkang Maha Suci🙏
Basuki❤️
Yuwono❤️
Teguh❤️
Rahayu❤️
Slamet❤️🙏❤️
BERKAH SELALU Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom saya yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup🙏Om Shantih Shantih Shantih Om - Wassalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu🙏
Terima Kasih🤝❤️🤝
Terima Kasih🤝❤️🤝
Terima Kasih🤝❤️🤝
Ttd: Toso Wijaya. D
Lahir: Cirebon Hari Rabu Pon Tanggal 13-08-1959
Alamat: Gubug Jenggolo Manik.
Oro-oro Ombo. Jl. Raya Pilangrejo. Gang. Jenggolo. Dusun. Ledok Kulon. Rt/Rw 004/001. Desa Pilangrejo. Kecamatan. Juwangi. Kabupaten. Boyolali. Jawa Tengah. Indonesia 57391.
Email: webdjakatolos@gmail.com
Telephon/SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM: DACB5DC3”
Twitter: @EdanBagu
Blogg: www.wongedanbagu.com
Wordpress: http:// putraramasejati.wordpress.com
Facebook: http://facebook.com/tosowidjaya

Tidak ada komentar