Tetaplah Disini Hingga Kesempurnaan Hidup dan Mati Datang Menjemput:

Tetaplah Disini Hingga Kesempurnaan Hidup dan Mati Datang Menjemput:
(Puisi Orang Merdeka Bareng Gusti)
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan. Di...
Gubug Jenggolo Manik. Hari Kamis. Tanggal 3 Mai 2018.
aku suka kepada kemiskinan, kerana kemiskinan dapat membuatku tawadhu 'merendah kan diri kepada Rabb-ku' dan aku suka kepada mati, kerana mati bisa menyatukan-ku dengan Dzat-ku'.

Tidaklah mudah berkata aku telah berTaubat/Ber-wahyu panca ghaib, jika jiwa tidak menyadari. Tidaklah gampang mengaku berIman/Ber-wahyu panca laku, bila jiwa tidak merasa.

Dapatkah kita mencintai, mengasihi dan menyayangi Dzat Maha Suci Hidup, bila ada yang lain berTahta di hati…?!

aku hamba-NYA...
aku hamba-MU...
kerana-MU aku hidup. 
kepada-MU aku menghamba. kepada-MU aku berserah diri. kerana-Mu aku ingin mati.

Bila hidup dalam kejenuhan.
Ingin rasanya berjumpa dengan-MU ya Rabb-ku...

Bila hidup dalam kegelisahan.
Ingin rasanya bertemu dengan-MU ya Dzat-ku...

Dekatkan hamba. Lekatkan hamba. Eratkan hamba dengan Wahyu panca laku/iman.
Semakin dekat...
Semakin lekat...
Semakin erat...
Semakin rindu...
Rindu pada kematian.

Begitu indahnya Bertemu dengan-MU ya Rabb... 
Tetesan air mata dalam wahyu panca laku/iman

Begitu sempurnanya
Bertemu dengan-MU ya Dzat...
Nafas terakhir dalam Wahyu panca ghaib/taubat.

aku Rindu padamu-MU ya Rabb.
Akhir dengan kematianlah.
Bisa bertemu dengan-MU ya Dzat.

Tetaplah disini Para Kadhang Kontho dan Kanthi kinasih-ku sekalian... 

Di jalan perTaubatan/Wahyu panca ghaib. Di jalan keImanan/Wahyu panca laku.

Tetaplah bersama-sama meniti dan menapaki jalan ini sampai usai kita semua mungkin telah letih, karena perjalanan ini amat panjang dan berliku, namun, tetaplah disini dan jangan menjauh, apa lagi perpaling.

Percayalah... 
Saya WEB telah membuktikannya dengan sadar dan nyata. Bahwa; kenikmatan yang kita reguk di jalan ini, jauh lebih banyak dan lebih baik, ketimbang yang dilakukan orang-orang yang lalai. 

Keindahan yang kita alami disini, jauh lebih membahagiakan, daripada keindahan yang kerap dibanggakan oleh mereka yang jauh dari jalan ini.

Jangan berharap pada khayalan atau tertipu dengan fatamorgana kenikmatan, keindahan dan kebahagiaan semu yang sering kita lihat dari orang-orang yang jauh dari tuntunan Dzat Maha Suci Hidup. Tetaplah disini hingga kesempurnaan hidup dan mati datang menjemput.

Saya Wong Edan Bagu.... Mengucapkan Salam Rahayu selalu serta Salam Damai... Damai... Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup....._/\_..... Aaamiin... Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih*
Ttd: Toso Wijaya. D
Lahir: Cirebon Hari Rabu Pon Tanggal 13-08-1959 
Alamat: Gubug Jenggolo Manik.
Oro-oro Ombo. Jl. Raya Pilangrejo. Gang. Jenggolo. Dusun. Ledok Kulon. Rt/Rw 004/001. Desa Pilangrejo. Kecamatan. Juwangi. Kabupaten. Boyolali. Jawa Tengah. Indonesia 57391.
Email: webdjakatolos@gmail.com
Telephon/SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM: DACB5DC3”
Twitter: @EdanBagu
Blogg: www.wongedanbagu.com
Wordpress: http:// putraramasejati.wordpress.com
Facebook: http://facebook.com/tosowidjaya

Tidak ada komentar