Mengenai Saya

Foto saya

Salam Rahayu kanti Teguh Slamet Berkah Selalu dari saya untuk semuanya tanpa terkecuali. Perkenalkan Saya... Dengan Nama asli: Toso Wijaya. D.  Nama Lahir saya: Djaka Tolos. Dan Akrab di panggil Wong Edan Bagu atau WEB dalam dunia Spiritual Laku Ketuhanan. saya lahir di lereng gunung ciremai Cirebon jawa barat. Pada hari Rabu Pon, tgl 13/08/1959, Anak kedua dari empat bersaudara, yang lahir dari kedua orang tua, Bapak Bernama: Matsalim dan Ibu Bernaman Dewi Arimi.  Mulai dari Nenek moyang hingga ke bapak ibu sampai ke saya sendiri. Kami Suka Berspiritual. artinya... suka mempelajari hal-hal yang ga'ib. Tapi bukan sembarang Ghaib, karena Ghaib yang saya pelajari, adalah Ghaib-Nya Dzat Maha Suci Hidup (TUHAN). Bukan yang lain.  Karena itu Sejak usia 9 tahun, saya sudah mempelajari ilmu-ilmu katikjayan, kususnya ilmu kanuragan dan ilmu jaya kawijayan Warisan dari para leluhur saya di telatah tanah pasundan. Sebagai bekal untuk mengembara dalam melacak jejak Dzat Maha Suci yang Gha'ib.  

Dan setelah melalui berbagai macan dan banyak lika liku proses kehidupan. saya berhasil menemukan intisari pati Laku Spiritual Hakikat Hidup yang sebenarnya, dari semua dan segalanya tentang Hidup dan Kehidupan BerTuhan... dan sejak itulah, saya berhenti mengembara dan berpetualang. Lalu menekuni secara Khusus/Istiqomah Laku Spiritual Hakikat Hidup. Yang pelajarannya saya dapatkan, dikala puasa ngebleng di goa singabarong pulau nusa kambangan cilacap jawa tengah,  yaitu,,. Wahyu Panca Laku. Cara untuk Mempraktekan Wahyu Panca Gha'ib, yang hanya mempelajari Hidup dan kehidupan serta Dzat Maha Suci Hidup, bukan yang lainnya... disamping terus belajar dan belajar, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saya... Karena saya tidak suka Neko-neko. Saya membuka Pengobatan dan Konsultasi Alternatif Tradisional, mempraktekan ilmu pengobatan spesialist Stroke. Dengan Cara Terapi Pijat Urut dan Jamu Herbal Ramuan Sendiri. Yang pernah saya Pelajari dari beberapa orang Guru saya... Dan semoga, apa yang saya lakukan ini. bisa dan dapat bermanfaat pada diri saya sendiri dan buat semua saudara-saudari saya tanpa terkecuali..... Itulah sekelumit tentang saya dan mohon maklumnya jika terkesan berlebihan; Salam Rahayu kanti Teguh Slamet Berkah Selalu dari saya untukmu sekalian... _/!\_

Kamis, 26 Maret 2015

Kekuatan Menghormati Diri Sendiri:

Kekuatan Menghormati Diri Sendiri:
Didalam agama ada kata-kata yang indah mengatakan, bahwa setiap dari diri kita adalah berharga, terlepas dari warna kulit, ras atau agama setiap orang mempunyai hak yang sama untuk eksis. Satu orang jika dapat menyelamatkan satu jiwa, maka dia akan menyelamatkan seluruh dunia.

Oleh karena itu, kita harus menghormati diri sendiri, penuh rasa terima kasih dan bersyukur untuk menghadapi hidup dan bekerja, tidak peduli pencelaan orang lain. Sebagian besar masalah yang kita hadapi adalah lelah bekerja, kehidupan membosankan, tidak ada harapan bahkan putus asa. Semua ini karena alasan kehilangan rasa hormat, untuk diri sendiri, orang lain dan tidak menghargai hidup, tidak ada kasih sayang, tanpa rasa hormat.

Jika Anda mencintai seseorang, maka Anda harus terlebih dahulu belajar untuk menghormati orang tersebut, tetapi pertama-tama Anda harus menghormati diri Anda sendiri.

Kita harus tahu bahwa semua orang dan semua barang di dunia ini memiliki tempat mereka sendiri. Kita adalah unik! Apakah Anda seorang pria atau wanita, kaya atau miskin, warna kulit hitam adalah putih, setiap jiwa layak dihormati.

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat dan menurut Anda bisa mengilhami orang untuk menjadi baik dan berbuat kebajikan, maka anda dipersilahkan untuk mencetak dan mengedarkan semua artikel yang dipublikasikan pada Blog. Wordpress. Google. Twitter. Facebook. Wong Edan Bagu ini. Tanpa harus mencantumkan link atau nama saya... katakan saja bahwa itu adalah hasil pengalaman Anda sendiri. HE HE HE . . . EDAN TENAN... SALAM RAHAYU KANTI TEGUH SLAMET BERKAH SELALU SAUDARA-SAUDARIKU SEMUANYA TANPA TERKECUALI... SEMOGA POSTINGAN SAYA INI. BISA LEBIH MENGENOG ke RASA dan BERMANFAAT  BAGI siapapun yang Membacanya...
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
http://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com

https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com

Keangkuhan itu... Berasal Dari Ketidaktahuan:

Keangkuhan itu... Berasal Dari Ketidaktahuan.
Para pakar ilmuwan seperti Newton, Einstein dan yang lainnya setelah mencapai puncak ilmu pengetahuan, mereka masih tetap berpikir dengan penuh rasa hormat dan segan terhadap Sang Pencipta dan alam semesta.

Mereka semuanya bukan hanya memiliki sikap agung, bermurah hati dan lapang dada dalam menerima kritikan dari orang lain, tapi sikap mereka terhadap orang lain juga semakin rendah hati.

Sebenarnya orang berpengetahuan tinggi dan bijaksana di dunia ini, mereka semua mengerti prinsip untuk bersikap rendah hati terhadap orang lain. Hanya mereka yang Buta Pengetahuanlah yang bersikap Congkak dan Sombong.

Dalam realita kehidupan, tidak sedikit contoh seperti pada abad-19, seorang pelukis ternama dari Perancis Elie Delaunay (1828-1891). Suatu hari ketika dia sedang melukis dengan serius di pinggir danau Jenewa. Di sebelahnya datang mendekat 3 orang turis dari Inggris, setelah melihat pada lukisannya mereka lalu mengkritik sana sini.

Yang satu mengatakan di sebelah sini kurang bagus, yang lain bilang di bagian yang sana kurang bagus, semua kritikan yang dilontarkan ditampung oleh Delaunay dan satu persatu lukisan itu lalu diperbaiki sesuai kritikan yang diterimanya dan pada akhirnya dia masih mengucapkan, "Terima kasih" kepada mereka bertiga.

Keesokannya, ketiga orang turis dari Inggris itu datang menghampiri Delaunay dan bertanya, "Tuan, kami mendengar kabar bahwa pelukis besar Delaunay sedang berlibur di sini, kami bermaksud mengunjunginya. Apakah Anda tahu dia berada dimana?".

Delaunay berdiri agak membongkok menghadap mereka dan menjawab, "Sungguh tidak patut saya menerima segala ini, saya adalah Delaunay."

Setelah mendengar ucapan ini, ketiganya menjadi sangat terkejut, teringat ketidak-sopanan mereka kemarin, wajah mereka menjadi merah dan satu persatu pergi meninggalkan tempat itu.

Keesokannya, Delaunay sedang ada urusan pergi ke tempat lain, di stasiun kereta api, dia berjumpa lagi dengan ketiga orang yang kemarin bertemu di pinggir danau itu, mereka sedang kasak-kusuk mendiskusikan sesuatu.

Sejenak kemudian, ketiga orang turis dari Inggris itu juga melihat dia, mereka lalu datang menghampiri Delaunay dan bertanya, "Tuan, kami mendengar kabar bahwa pelukis besar Delaunay sedang berlibur di sini, maka kami bermaksud mengunjunginya.

Tolong tanya apakah Anda tahu dia sekarang berada dimana?". Delaunay berdiri agak membongkok menghadap ke mereka dan menjawab, "Sungguh tidak patut saya menerima segala ini, saya adalah Delaunay."

Setelah mendengar ucapan ini, ketiganya menjadi sangat terkejut, teringat ketidak-sopanan mereka kemarin, wajah mereka menjadi merah dan satu persatu pergi meninggalkan tempat itu.

Berbalikan dengan contoh di atas, di Jepang, saya juga pernah menjumpai seorang anak muda yang berparas menawan, tetapi berwatak pongah dan congkak. Walaupun dia lulus dari universitas ternama dan bekerja di sebuah perusahaan yang ternama pula, tetapi beberapa kali, saat diperkenalkan untuk dijodohkan selalu ditolak oleh pihak perempuan.

Ibunya sangat cemas, karena ingin mengetahui duduk permasalahannya ada dimana, ia lalu mempercayakan saya untuk berdiskusi dengan anak laki-laki-nya itu. Setelah melalui suatu perbincangan dengannya, saya segera mengetahui dan memahami sebab dari penolakan para perempuan yang diperkenalkan kepada dia.

Yaitu dia selalu menganggap dirinya sendiri paling hebat, perkataan yang dilontarkannya penuh dengan kecongkakan dan rasa ingin mengunggulkan diri. Dia tidak mengetahui bahwa kesombongan itu menandakan ketidaktahuan, dengan bualan dan omongan kosong yang hanya ingin untuk mengambil hati perempuan, akhirnya malahan mendatangkan antipati dari para perempuan itu.

Walaupun Anda seorang yang memiliki bakat yang menonjol, jikalau Anda merasa sombong karena memiliki kemampuan, dan tiada henti-hentinya menyombongkan diri, maka kemampuan yang Anda miliki itu hanya bisa membawa kesedihan bagi Anda sendiri.

Seseorang yang hanya ingin membual untuk menarik kepercayaan dari orang lain, tidak peduli dia memiliki kemampuan yang sesungguhnya atau tidak, juga tidak peduli dia memiliki kedudukan yang seberapa tinggi, pada akhirnya juga akan mengungkapkan kekurangan dirinya sendiri karena over actingnya itu.

Sebaliknya, orang yang sangat berbakat tetapi terlihat bodoh acapkali membawakan kekaguman kepada orang lain, orang yang sopan dan rendah hati selalu akan membuat orang lain memuji dan menaruh hormat, dan orang yang congkak dan pongah, oleh karena ketidak-tahuannya mudah menjadi bahan tertawaan orang di seluruh dunia.

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat dan menurut Anda bisa mengilhami orang untuk menjadi baik dan berbuat kebajikan, maka anda dipersilahkan untuk mencetak dan mengedarkan semua artikel yang dipublikasikan pada Blog. Wordpress. Google. Twitter. Facebook. Wong Edan Bagu ini. Tanpa harus mencantumkan link atau nama saya... katakan saja bahwa itu adalah hasil pengalaman Anda sendiri. HE HE HE . . . EDAN TENAN... SALAM RAHAYU KANTI TEGUH SLAMET BERKAH SELALU SAUDARA-SAUDARIKU SEMUANYA TANPA TERKECUALI... SEMOGA POSTINGAN SAYA INI. BISA LEBIH MENGENOG ke RASA dan BERMANFAAT  BAGI siapapun yang Membacanya...
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
http://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com

https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com

Jumat, 13 Maret 2015

SEDULUR PAPAT DAN MALAIKAT EMPAT:

SEDULUR PAPAT DAN MALAIKAT EMPAT:
Tahukah Anda, Empat Malaikat Yang Memiliki Tingkatan Tertinggi Disisi Allah?

Iya bener; baiklah kalau begitu. Inilah Malaikat papat menurut Laku agama. Pertama:
1.     Israfil
Adalah malaikat yang pertama kali sujud kepada Adam. Dialah pemilik sangkakala yang jika ditiup, maka nyawa-nyawa akan kembali ke tubuh masing-masing dan orang mati akan hidup kembali. Dia disebut juga sebagai pemanggil orang-orang mati, karena pada hari kiamat ia akan memanggil orang-orang mati seraya berkata, “Wahai orang-orang yang telah hancur, bangkitlah kalian!”. Maka, mereka pun bangkit.

2.     Jibril
Adalah malaikat yang dijuluki dengan kepercayaan Allah (Aminullah). Juga disebut dengan “Waliyu al-Anbiya” karena dia adalah penyampai wahyu Allah kepada para Nabi serta menjauhkan dari musuh-musuh mereka. Ia disebut juga dengan “Ruh al-Quds” yang aroma tercium (kehadirannya diketahui) serta memberikan kehidupan. Tempatnya adalah di “Shidratu al-Muntaha”.

3.     Mikail
Adalah malaikat terdekat yang membawa berkah. Ia dipanggil dengan Pembagi Rezeki karena bertugas membagikan rezeki kepada hamba-hamba-Nya.

4.     Izrail
Adalah malaikat mulia (agung) yang mendapat tugas dari Allah untuk mencabut ruh. Dia disebut sebagai malaikat maut; kemana pun dia pergi, dia tidak akan kembali sebelum mencabut nyawa.

Sedulur Papat, Lima Pancer.
Mengambil dari Kitab Kidungan Purwajati tulisannya dimulai dari lagu Dhandanggula yang bunyinya sebagai berikut:

Ana kidung ing kadang Marmati Amung tuwuh ing kuwasanira Nganakaken saciptane Kakang Kawah puniku Kang rumeksa ing awak mami Anekakake sedya Ing kuwasanipun Adhi Ari-Ari ingkang Memayungi laku kuwasanireki Angenakken pangarah Ponang Getih ing rahina wengi Ngrerewangi ulah kang kuwasa Andadekaken karsane Puser kuwasanipun Nguyu-uyu sabawa mami Nuruti ing panedha Kuwasanireku Jangkep kadang ingsun papat Kalimane wus dadi pancer sawiji Tunggal sawujud ingwang.

Pada lagu diatas, disebutkan bahwa “Saudara Empat” itu adalah Marmati, Kawah, Ari – ari (plasenta/ tembuni) dan Darah yang umumnya disebut Rahsa. Semua itu berpusat di Pusar yaitu berpusat di Bayi.

Jelasnya mereka berpusat di setiap manusia. Mengapa disebut Marmati, kakang Kawah, Adhi Ari – Ari, dan Rahsa? Marmati itu artinya Samar Mati (Takut Mati)! Umumnya bila seorang ibu mengandung sehari - hari pikirannya khawatir karena Samar Mati. Rasa khawatir tersebut hadir terlebih dahulu sebelum keluarnya Kawah (air ketuban), Ari – ari, dan Rahsa. Oleh karena itu Rasa Samar Mati itu lalu dianggap Sadulur Tuwa (Saudara Tua). Perempuan yang hamil saat melahirkan, yang keluar terlebih dahulu adalah Air Kawah (Air Ketuban) sebelum lahir bayinya, dengan demikian Kawah lantas dianggap Sadulur Tuwa yang biasa disebut Kakang (kakak) Kawah. Bila kawah sudah lancar keluar, kemudian disusul dengan ahirnya si bayi, setelah itu barulah keluar Ari – ari (placenta/ tembuni).

Karena Ari – ari keluar setelah bayi lahir, ia disebut sebagai Sedulur Enom (Saudara Muda) dan disebut Adhi (adik) Ari-Ari. Setiap ada wanita yang melahirkan, tentu saja juga mengeluarkan Rah (Getih=darah) yang cukup banyak. Keluarnya Rah (Rahsa) ini juga pada waktu akhir, maka dari itu Rahsa itu juga dianggap Sedulur Enom. Puser (Tali pusat) itu umumnya gugur (Pupak) ketika bayi sudah berumur tujuh hari. Tali pusat yang copot dari pusar juga dianggap saudara si bayi. Pusar ini dianggap pusatnya Saudara Empat. Dari situlah muncul semboyan ‘Saudara Empat Lima Pusat’
Keempat nafsu yang digambarkan oleh ke empat hewan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:

Amarah : Bila manusia hanya mengutamakan nafsu amarah saja, tentu akan selalu merasa ingin menang sendiri dan selalu ribut/ bertengkar dan akhirnya akan kehilangan kesabaran. Oleh karena itu, sabar adalah alat untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT.
Supiyah / Keindahan : Manusia itu umumnya senang dengan hal hal yang bersifat keindahan misalnya wanita (asmara). Maka dari itu manusia yang terbenam dalam nafsu asmara/ berahi diibaratkan bisa membakar dunia.

Aluamah / Serakah : Manusia itu pada dasarnya memiliki rasa serakah dan aluamah. Maka dari itu, apabila nafsu tersebut tidak dikendalikan manusia bisa merasa ingin hidup makmur sampai tujuh turunan.

Mutmainah / Keutamaan : Walaupun nafsu ini merupakan keutamaan atau kebajikan, namun bila melebihi batas, tentu saja tetap tidak baik. Contohnya: memberi uang kepada orang yang kekurangan itu bagus, namun apabila memberikan semua uangnya sehingga kita sendiri menjadi kekurangan, jelas itu bukan hal yang baik.

Maka dari itu, saudara empat harus diawasi dan diatur agar jangan sampai ngelantur. Manusia diuji agar jangan sampai kalah dengan keempat saudaranya yang lain, yaitu harus selalu menang atas mereka sehingga bisa mengatasinya. Kalau Manusia bisa dikalahkan oleh saudara empat ini, berarti hancurlah dunianya. Sebagai Pusat, manusia harus bisa menjadi pengawas dan menjadi patokan. Benar tidaknya silakan anda yang menilai.

SEDULUR PAPAT LIMA PANCER DAN SISTEM KEMALAIKATAN.
Setelah Islam masuk P.JAWA kepercayaan tentang saudara empat ini dipadukan dengan 4 malaikat di dunia Islam yaitu Jibril, Mikail , Isrofil, Ijro'il. Dan oleh ajaran sufi tertentu di sejajarkan denga ke'empat sifat nafsu yaitu: Nafsu Amarah, Lawwamah, Sufiah dan Mutmainah.

Pertama Jibril atau dalam bahasa ibrani Gabriel artinya pahlawan tuhan fungsinya adalah penyampai informasi, didalam islam dikenal sebagai penyampai wahyu pada para nabi. Dalam konsep islam Jawa Jibril diposisikan pada kekuatan spiritual pada KETUBAN. Ada pandangan yang menyatakan setelah N.Muhammad wafat maka otomatis Jibril menganggur karena beliaulah orang yang menerima wahyu terakhir.

Tapi tidak demikian dalam pandangan Jawa, setiap orang di sertai Jibrilnya. Hakikatnya hanya ada satu Jibril di alam raya ini tapi pancaran cahayanya ada dalam setiap diri. seperti Ruh tidah pernah dinyatakan dalam bentuk jamak didalam Al-Quran. Tetapi setiap diri mendapat tiupan ruh dari tuhan dan ruh tersebut menjadi si A, si B, si C Dst.. satu tetapi terpantul pada setiap cermin sehingga seolah2 setiapm cermin mengandung Ruh, dan manusia sebenarnya adalah cermin bagi sang diri. setiap diri menerima limpahan cahayanya.

Diantara limpahan cahayanya adalah Jibril yang menuntun setiap orang.
Jibril akan menuntun manusia kejalan yang benar, yang telah membersihkan dirinya, membersihkan cerminnya, membersihkan hatinya. Jibril lah yang menambah daya agar teguh dan tebal keimanan seseorang. dalam khasanah jawa Jibril berdampingan dengan Guru sejati, bersanding dengan diri Pribadi.

Jibril tidak mampu mengantarka diri Nabi ke Sidratul Muntaha dalam Mij'raj beliau juga diceritakan ketika Jibril menampakan diri kehadapan rasul selalu ditemani malaikat mulia lainnya yaitu Mikail isrofil Ijroil.

Jelas kiranya bahwa kahadiran ketuban ketika membungkus janin ternyata disertai saudara2nya yang lain. Ditinjau dari keddudukannya yang keluar paling awal maka disebut sebagai kakak atau kakang (saudara tua ) si bayi. begitu bayi lahir maka selesailah sudah tugas ketuban secara fisik. tetapi exsistensi ketuban secara ruhaniah ia tetap menjaga dan membimbing bayi tersebut sampai akhir hayat.

Secara extensi Jibril diciptakan setelah malaikat Mikail. dan Tali Pusar ada lebih dulu dari pada selaput yang membungkus janin di pintu rahim (cervix)
Ke Dua Malaikat Israfil. Menurut hadis malaikat Israfil diciptakan setelah penciptaan Arsy ( Singgasana Tuhan ) disebut sebagai malaikat penggenggam alam semesta, ia meniup Terompet Pemusnahan Dan Pembangkitan. Ia digambarkan menengadah ke atas untuk melihat jadwal kiamat yang ada di Lawh Al Mahfuzh.

Israfil di sepadankan dengan ari-ari, tembuni atau Placenta, Ari-Ari adalah yang memayungi sang janin sampai ketempat tujuan dialah yang memberikan keamanan menyalurkan makanan dan kenyamanan pada janin dengan ari-ari ini kehidupan berlangsung dalam janin.

Exsistensi Ari-ari ini disejajarkan dengan malaikat Israfil Dalam kelahiran janin, Ari-ari diterima sebagai saudara muda (adik).

Meskipun jasadnya telah tak ada lagi ari-ari tetap memberikan perlindungan bagi manusia setelah dilahirkan. Dari sisi keberadaanya malaikat Israfil dicipta terlebih dahulu dari pada malaikat Mikail dan Jibril As. Israfil diyakini sebagai Pelita Hati Bagi manusia agar hatinya tetap terang, Itulah sebabnya sejahat-jahatnya manusia masih ada secercah cahaya dalam hatinya tetap ada kebaikan yang dimilikinya meski hanya sebesar debu...

Yang ketiga adalah Malaikat Mikail, Salah satu malaikat yang menjadi pembesar para malaikat.. Tugas malaikat Mikail adalah Memelihara Kehidupan. Dalam hadis diceritakan bahwa malaikat Mikail mengemban tugas memelihara pertumbuhan pepohonan, kehidupan Hewan juga Manusia.. Dialah yang mengatur angin dan hujan dan membagi rejeki pada seluruh mahluk.


Pada konsep sedulur papat yang sudah di sesuaikan dengan ajaran Islam, Tali Pusar merupakan Lokus, tempat dudukan bagi malaikat Mikail dia merupakan tali penghubung bagi kehidupan manusia.Zat zat makanan, Oksigen dan Zat yang perlu dibuang dari tubuh janin agar tidak meracuni tubuh janin. Subhanallah.. Dia telah mengatur kehidupan manusia dalam rahim melalui malaikat malaikatnya.

Mikail dipandang orang jawa sebagai saudara yang memberikan sandang, pangan dan papan, Jika seseorang memohon perlindungan tuhan maka Mikail yang akan menjalankan perintah Tuhan untuk melindunginya.

Ke Empat adalah Malaikat Ijroil. Malaikat Maut yang dipercaya sebagai yang bertanggung jawab akan Kematian. Kehadirannya amat ditakuti Manusia.. Jika ajal telah tiba maka ia akan Me wafatkan manusia sesuai waktunya.

Dalam konsep sedulur papat Malaikat maut ini ternyata saudara Manusia sendiri bukan orang lain dan ia tidak akan menyalahi tugasnya bila seseorang belum sampai ajalnya dia tak akan mewafatkannya.. Dia hadir untuk meringankan penderitaan manusia, saudara sejati pasti melindungi bila yang bersangkutan selalu dijalan yang benar. Bayangkan bila manusia tidak bisa mati tetapi hidupnya menderita..? apa tidak tersiksa..? bayangkan bila ada orang yang mau mati aja sulitnya bukan main.. Nauzubillah..

Ijroil disebut sebagai kekuatan Tuhan yang berada didalam Darah, Dalam kehidupan sehari hari Ijroil bertugas untuk menjaga hati yang suci, Jika hati terjaga kesuciannya maka ketakutan akan hidup menderita dan kematian akan tak ada lagi.

Jika ajal telah sampai maka Ijroil mengorganisasi malaikat lainnya, mengorganisasi saudara saudara lainnya untuk mengakhiri hidupnya. Permana yang memberikan kekuatan pada sang Jiwa diangkat keluar tubuh, sehingga tubuh tak dapat lagi dikendalikan oleh jiwa. Ruh penyambung hidup kita lepas.. tubuh menjadi lunglai lak berdaya dan ini bentuk umum kematian bagi manusia.. loh kok gitu yaa..? Nah yang tidak umum yaaa.. bila Sang Diri Sejati manusia mampu memimpin saudara-saudaranya untuk melepaskan Jiwa manusia kealam Gaib. Orang demikian sudah mempu menyongsong kematiannya dengan benar, dia memberitahukan pada sanak dan saudaranya kapan kematiannya akan datang.

Semua saudara gaib ini sudah menjadi satu dengan tubuh kita, ketika dalam rahim sendiri-sendiri wujudnya. tapi ketika sang Bayi sudah lahir hanya ada satu wujud. Empat saudara kita tetap menyertai kita dalam wujud Ruh dan Tidak Kasat Mata.

Ada kutipan Ayat dalam Al-Quran yang perlu di simak..
" In Kullu nafsin lamma alayha hafizh" > 'Setiap diri niscaya ada penjaganya' Atau "Wa huwa al-qahir fawq iba'dih wa yusril alaykum hafazhah hatta idza ja'a ahadakum al-mawt tawaffathu rusuluna wahum la yufarrithun" >' Dialah yang berkuasa atas semua hambanya. Dan dia mengutus kepada kalian Penjaga-Penjaga untuk melindungimu. Jika seseorang sudah waktunya mati, maka utusan-utusan kami itu mewafatkannya tanpa keliru"

Simbolisasi sedulur papat limo pancer dalam perwayangan.
Semar sebagai pamomong keturunan Saptaarga tidak sendirian. Ia ditemani oleh tiga anaknya, yaitu; Gareng, Petruk, Bagong. Ke empat abdi tersebut dinamakan Panakawan. Dapat disaksikan, hampir pada setiap pegelaran wayang kulit purwa, akan muncul seorang ksatria keturunan Saptaarga diikuti oleh Semar, Gareng, Petruk, Bagong. Cerita apa pun yang dipagelarkan, ke lima tokoh ini menduduki posisi penting. Kisah Mereka diawali mulai dari sebuah pertapaan Saptaarga atau pertapaan lainnya. Setelah mendapat berbagai macam ilmu dan nasihat-nasihat dari Sang Begawan, mereka turun gunung untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, dengan melakukan tapa ngrame. (menolong tanpa pamrih).

Dikisahkan, perjalanan sang Ksatria dan ke empat abdinya memasuki hutan. Ini menggambarkan bahwa sang ksatria mulai memasuki medan kehidupan yang belum pernah dikenal, gelap, penuh semak belukar, banyak binatang buas, makhluk jahat yang siap menghadangnya, bahkan jika lengah dapat mengacam jiwanya. Namun pada akhirnya Ksatria, Semar, Gareng, Petruk, Bagong berhasil memetik kemenangan dengan mengalahkan kawanan Raksasa, sehingga berhasil keluar hutan dengan selamat. Di luar hutan, rintangan masih menghadang, bahaya senantiasa mengancam. Berkat Semar dan anak-anaknya, sang Ksatria dapat menyingkirkan segala penghalang dan berhasil menyelesaikan tugas hidupnya dengan selamat.

Mengapa peranan Semar dan anak-anaknya sangat menentukan keberhasilan suatu kehidupan? Semar merupakan gambaran penyelenggaraan Illahi yang ikut berproses dalam kehidupan manusia. Untuk lebih memperjelas peranan Semar, maka tokoh Semar dilengkapi dengan tiga tokoh lainnya. Ke empat panakawan tersebut merupakan simbol dari cipta, rasa, karsa dan karya. Semar mempunyai ciri menonjol yaitu kuncung putih. Kuncung putih di kepala sebagai simbol dari pikiran, gagasan yang jernih atau cipta. Gareng mempunyai ciri yang menonjol yaitu bermata kero, bertangan cekot dan berkaki pincang. Ke tiga cacat fisik tersebut menyimbolkan rasa. Mata kero, adalah rasa kewaspadaan, tangan cekot adalah rasa ketelitian dan kaki pincang adalah rasa kehati-hatian. Petruk adalah simbol dari kehendak, keinginan, karsa yang digambarkan dalam kedua tangannya. Jika digerakkan, kedua tangan tersebut bagaikan kedua orang yang bekerjasama dengan baik. Tangan depan menunjuk, memilih apa yang dikehendaki, tangan belakang menggenggam erat-erat apa yang telah dipilih. Sedangkan karya disimbolkan Bagong dengan dua tangan yang kelima jarinya terbuka lebar, artinya selalu bersedia bekerja keras.

Cipta, rasa, karsa dan karya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Cipta, rasa, karsa dan karya berada dalam satu wilayah yang bernama pribadi atau jati diri manusia, disimbolkan tokoh Ksatria. Gambaran manusia ideal adalah merupakan gambaran pribadi manusia yang utuh, dimana cipta, rasa, karsa dan karya dapat menempati fungsinya masing-masing dengan harmonis, untuk kemudian berjalan seiring menuju cita-cita yang luhur. Dengan demikian menjadi jelas bahwa antara Ksatria dan panakawan mempunyai hubungan signifikan. Tokoh ksatria akan berhasil dalam hidupnya dan mencapai cita-cita ideal jika didasari sebuah pikiran jernih (cipta), hati tulus (rasa), kehendak, tekad bulat (karsa) dan mau bekerja keras (karya).

Simbolisasi ksatria dan empat abdinya, serupa dengan 'ngelmu' sedulur papat lima pancer. Sedulur papat adalah panakawan, lima pancer adalah ksatriya.

EMPAT PENDEKAR GAIB SUNAN KALIJAGA:
Siang dan malam keempat pendekar gaib ini setia menunggu kita. Saat genting dan bahaya, dia menyeret kita ke tempat yang aman. Saudara penjaga gaib ini bukan jin bukan pula gendruwo.

Semakin lama belajar ajaran-ajaran leluhur Jawa, kita akan semakin terkagum-kagum pada para nenek moyang. Ilmu yang mereka ajarkan tidak bertentangan dengan agama, bahkan sesuai dan memperkaya pemahaman agama yang kita anut.

Sayangnya banyak yang masih memandang sebelah mata ajaran para leluhur Jawa ini. Bahkan ada yang menuduhnya sebagai syirik, khurofat dan takhayul. Para penuduh ini mungkin lupa, bahwa ajaran Jawa disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami orang Jawa. Memang, para leluhur kita kadang tidak fasih melafalkan kata-kata Arab. Para leluhur ini juga orang yang masih gagap iptek. Namun, jangan salah sangka dulu.

Dari segi kebijaksanaan, ngelmu batin dan olah rasa para nenek moyang kita dulu bisa diandalkan. Mereka adalah para waskita yang mampu membangun candi Borobudur, Prambanan dan mampu membuat sebuah bangunan dengan ketepatan geometris dan geologis. Tidak kalah oleh nenek moyang bangsa Mesir yang mampu membangun piramida, atau nenek moyang suku Inca, bangsa Peru yang bisa membangun Manchu Picchu.

Saat agama Islam masuk ke nusantara, sementara di Jawa saat itu sudah berkembang agama Hindu, Budha dan berbagai kepercayaan animisme, dinamisme, politeisme. Islam melebur secara pelan dan damai, berasimilasi serta berosmosis tanpa pertumpahan darah. Islam agama damai dan tidak memaksa. Orang Jawa bersifat pasrah, sumeleh, sumarah, ikhlas dan mengandalkan rasa pangrasa. Jadi? Klop sudah!

Bagi orang Jawa, masuknya Agama Islam yang kaya dengan aspek kebatinan (tasawuf) sangatlah tepat. Orang Jawa pun tidak kebingungan dengan ajaran-ajaran mistik yang ada di dalamnya. Namun orang Jawa berhasil menyederhanakan ajaran-ajaran mistik ini dengan terminologi dan kalimat-kalimat sederhana dan mudah dimengerti. Harap maklum saja, orang Jawa dulu mayoritas hidup di pedesaan yang sederhana dan tidak banyak berwacana ilmiah.

Salah satu ajaran Kejawen yang membahas tentang adanya malaikat pendamping hidup manusia adalah SEDULUR PAPAT LIMO PANCER. Pancer adalah tonggak hidup manusia yaitu dirinya sendiri. Diri kita dikelilingi oleh empat makhluk gaib yang tidak kasat mata (metafisik). Mereka adalah saudara yang setia menemani hidup kita. Mulai dilahirkan di dunia hingga kita nanti meninggal dunia menuju alam barzakh (alam kelanggengan).

Sebelum hadirnya agama Islam, orang Jawa tidak memahami konsep malaikat. Maka mereka menyebut malaikat penjaga manusia dengan sedulur papat. Konsep “sedulur papat” ini oleh orang Jawa ditamsilkan melalui sebuah pengamatan/niteni.

Mulai saat janin tumbuh di perut ibu, janin dilindungi di dalam rahim oleh ketuban. Selanjutnya adalah ari-ari, darah dan pusar. Itulah saudara manusia sejak awal dia hidup dan selanjutnya “empat saudara” ini kemudian dikubur. Namun orang Jawa Percaya bahwa “empat saudara” ini tetap menemani diri manusia hingga ke liang lahat.

Karena Air Ketuban adalah yang pertama kali keluar saat ibu melahirkan, orang Jawa menyebutnya SAUDARA TUA. Saudara ini melindungi jasad fisik dari bahaya. Maka ia adalah SANG PELINDUNG FISIK.

Selanjutnya yang lebih MUDA adalah ari-ari, tembuni atau plasenta. Pembungkus janin dalam rahim. Ia melingkupi tindakan janin dalam rahim yang kemudian mengantarkan kita ke tujuan. Maka ia adalah SANG PENGANTAR.

Saudara kita selanjutnya adalah DARAH. Darah ini membantu janin kecil untuk tumbuh berkembang menjadi bayi lengkap. Darah adalah SARANA DAN WAHANA IRADAT-NYA pada manusia. Darah bisa disebut nyawa bagi janin. Maka, darah disebut dengan PEMBANTU SETIA MANUSIA MENEMUKAN JATI DIRINYA SEBAGAI HAMBA TUHAN, CERMIN TUHAN (Imago Dei).

Saudara gaib kita terakhir adalah pusar. Menurut pemahaman Kejawen, pusar adalah NABI. Pusar secara biologis adalah tali yang menghubungkan perut bayi dalam rahim dan ari-ari. Pusar mendistribusikan makanan yang dikonsumsi ibu ke bayi. Pusar dengan demikian MENDISTRIBUSIKAN WAHYU “IBU” MANUSIA yaitu Gusti Allah SWT kepada diri kita.

Keempat saudara gaib ini sesungguhnya adalah EMPAT MALAIKAT PENJAGA manusia. Yang berada di kanan-kiri, depan-belakang kita. Maka, tidak salah bila Anda menyapa dan bersahabat akrab dengan mereka. Secara gaib, Tuhan mmeberikan pengajaran tidak langsung kepada hati kita. Namun melalui mereka pengajaran itu disampaikan.

Keempat penjaga (malaikat) itu adalah:
JIBRIL (Penerus informasi Tuhan untuk kita),
IZRAFIL (Pembaca Buku Rencana Tuhan untuk kita),
MIKAIL (Pembagi Rezeki untuk kita) dan
IZRAIL (Penunggu berakhirnya nyawa untuk kita).
Keempat malaikat itu oleh orang Jawa dianggap sebagai SEDULUR karib hidup manusia. Bila kita paham bahwa perjalanan hidup untuk bertemu dengan Tuhan hakikatnya adalah perjalanan menuju “ke dalam” bukan “ke luar”. Perjalanan menembus langit ketujuh hakikatnya adalah perjalanan “diri palsu” menuju “diri sejati” dan menemukan SANG AKU SEJATI, YAITU DIRI PRIBADI/ TUHAN.

Untuk menemukan SANG AKU SEJATI (limo pancer) itulah kita ditemani oleh EMPAT SAUDARA GAIB/MALAIKAT PENUNGGU (sedulur papat). Lantas dimana mereka sekarang? Mereka sekarang sedang mengawasi Anda. Berdzikir mengagungkan asma-Nya. Kita bisa menjadikan mereka sedulur paling akrab bila paham bagaimana cara berkomunikasi dengan mereka. Caranya? Pejamkan mata, matikan seluruh aktivitas listrik di otak kiri dan kanan dan hidupkan sang AKU SEJATI yang ada di dalam diri Anda. Ya, hanya diri sendirilah yang mampu untuk berkomunikasi dengan para sedulur gaib nan setia ini.

Bagaimana tidak setia, bila kemanapun kita berada disitu keempatnya berada. Bila kita berjalan, mereka terbang. Bila jasad kita tidur, mereka akan tetap melek ngobrol dengan ruh kita. Maka, saat bangun tidur di siang hari pikiran kita akan merasa fresh sebab ruh kita akan kembali menjejerkan diri kita dengan iradat-Nya. Sayang, saat waktu beranjak siang polusi nafsu/ego lebih dominan sehingga kebeningan akal pikiran semakin tenggelam.

Bagaimana agar hidup kita selalu ingat oleh kehadiran sedulur papat ini yang setia menjaga kita?
Sunan Kalijaga memiliki kidung bagus:
Ana kidung akadang premati
Among tuwuh ing kuwasanira
Nganakaken saciptane
Kakang kawah puniku
Kang rumeksa ing awak mami
Anekakaken sedya
Pan kuwasanipun adhi ari-ari ika
Kang mayungi ing laku kuwasaneki
Anekaken pangarah
Ponang getih ing rahina wengi
Angrowangi Allah kang kuwasa
Andadekaken karsane
Puser kuwasanipun
Nguyu uyu sambawa mami
Nuruti ing panedha
Kuwasanireku
Jangkep kadang ingsun papat
Kalimane pancer wus dadi sawiji
Nunggal sawujudingwang
(Ada nyanyian tentang saudara kita yang merawat dengan hati-hati. Memelihara berdasarkan kekuasaannya. Apa yang dicipta terwujud. Ketuban itu menjaga badan saya. Menyampaikan kehendak dengan kuasanya. Adik ari-ari tersebut memayungi perilaku berdasar arahannya.

Darah siang malam membantu Allah Yang Kuasa. Mewujudkan kehendak-Nya. Pusar kekuasaannya memberi perhatian dengan kesungguhan untuk saya. Memenuhi permintaan saya. Maka, lengkaplah empat saudara itu. Kelimanya seagai pusat sudah jadi satu. Manunggal dalam perwujudan saya saat ini) Tergugah dan Ingin Mempelajarinya?

Secara Rinci Laku Hakikt Hidup ini, akan Saya ajarkan kepada siapa saja yang mau dan Bersedia Siap...  Bermitra dengan Hyang Maha Suci Hidup (ALLAH)... Dengan Catatan bertemu secara langsung  Atau dengan Cara Bergabung di PADEPOKAN  ONLINE  PESONA  JAGAT  ALIT  HAKIKAT HIDUP  “KUNCI THE POWER”  ILMU  PEMBANGKIT  SEDULUR  PAPAT  KALIMA  PANCER...  Kunjungi wordpressnya dan baca syarat-syaratnya. Atau klik link INI: https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com
Untuk mengetahui Persyaratannya Klik link INI:  https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com/2015/02/25/padepokan-online-pesona-jagat-alit-hakikat-hidup-kunci-the-power-ilmu-pembangkit-sedulur-papat-kalima-pancer-2/
HE HE HE . . . EDAN TENAN... SALAM RAHAYU KANTI TEGUH SLAMET BERKAH SELALU SAUDARA-SAUDARIKU SEMUANYA TANPA TERKECUALI... SEMOGA POSTINGAN SAYA INI. BISA LEBIH MENGENOG ke RASA dan BERMANFAAT  BAGI siapapun yang Membacanya...
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
http://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com
https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com

YEN WANI AJA WEDI-WEDI. YEN WEDI AJA WANI-WANI:

Kalau ingin tahu parak ganting
Lihatlah dari guguk pelana
Kalau ingin tahu lemaknya emping
Kunyalah dahulu lama-lama.

Sedulur....
Agar Tuhan bersama kita, kita harus mengupayakan dengan laku yang sungguh-sungguh, sehingga lebih dekat dengan urat leher kita sendiri, seperti Fatwanya…

Bagi saya, Wong Edan Bagu, yang sering diprotes dari sana sini, Berprinsip… Menguasai ilmu metafisik bukan tujuan, tdk ada artinya metafisik tanpa Maha Suci Hidup, tujuannya adalah “ ilahi anta makasudi waridhoka matlubi “ dan bagi orang yang beserta Maha Suci Hidup, tdk akan dapat dicederai dengan ilmu metafisik jenis apapun, termasuk teluh santet brojo watang limping mriyem bedil, apa lagi hanya jin setan peri prayangan dan sejenisnya, Preeekkk kabeh, Namun karena masih bermanusiawi, maka mau tidak mau berduniawi, jadi, yang wajar-wajar saja, yang syah-syah saja… Niyat, Sebut si empunya, minta ridhonya, jalankan dengan iman dan lakukan tanpa beban,,, Selesai...

Segala sesuatu yang tidak enak diseluruh dimensi alam, tanpa terkecuali, adalah masalah, dan masalah itu adalah beban, dan beban itulah dosa… Segala dosa hanya dapat diatasi dengan dimensi yang dapat mengatasi masalah, bukan dengan ilmu amal ibadah dan tetek bengek lainya. Hanya dengan dimensi yang dapat mengatasi masalahlah, kita mengerti dan dapat serta bisa mengembalikan semua dosa pada dimensi absolute, dengan teknik tertentu yaitu, Allah SWT secara realita ( bukan khayalita ) membuat tidak enak/Masalah/Beban/dosa, akan selesai dengan memberi hikmah kepada siapa saja yang terlibat dalam masalah tersebut, tanpa terkecuali… Maka,,, Tidak ada cara lain lurr… tidak ada teori dan praktek apapun yang lainya, kecuali dengan mencari Maha Suci Hidup, lalu menemuinya untuk mengenalnya dengan sadar dan apa adanya, memahaminya dengan keterbuka’an, menyapanya dengan ketulusan kasih sayang, memeluknya untuk mencumbuinya dengan rasa, tanpa kata dan bahasa serta daya dan upaya… Dan… Bersamanya selalu terus menerus dan terus selalu terus tanpa ada istilah terhenti dan terpisah… Maha Suci Rabbku, yang Masa segalanya…

Wejangan sudah saya wedarkan, pengertian sudah saya jabarkan, kesempatan sudah saya sediakan, peluang sudah saya siapkan. Saya juga sudah teramat sering Berkata. YEN WANI AJA WEDI-WEDI. YEN WEDI AJA WANI-WANI. Entah itu di postingan atau di dalam photo sampul dan profil facebook saya. Apa Arti dan maksud dari kalimat itu..?

Dalam belajar Laku Spiritual Hakekat Hidup “Kunci The Power” Ilmu Pembangkit Sedulur Papat Kalima Pancer, terdapat satu piwulang Jawa yang singkat namun sangat bermakna dalam. Laku Spiritual Hakekat Hidup adalah, ilmu untuk mempelajari kesempurna’an Hidup dan Kehidupan di dalam Firman Maha Suci Hidup.

"Yen siro wis nglakoni Kasampurnaning Urip, Siro mesti ngerti kasampurnaning pati"

Artinya;
Kalau kamu sudah mengerti kesempurnaan hidup, maka kamu passti memahami kesempurnaan mati.

Apa itu kesempurna’an hidup?
Manusia dikatakan mempunyai kesempurna’an hidup, jika ia bisa merasakan hidupnya bersama GUSTI ALLAH. Oleh karena itu, Laku Spiritual Hakekat Hidup“Kunci The Power” Ilmu Pembangkit Sedulur Papat Kalima Pancer. Memiliki makna ilmu yang mempelajari cara untuk mendekat pada GUSTI ALLAH. Bukan yang lain.

Dalam belajar Spiritual Laku Hakekat Hidup “Kunci The Power” Ilmu Pembangkit Sedulur Papat Kalima Pancer. Terdapat satu tembang Jawa yang berbunyi:

“Tak uwisi gunem iki
Niatku mung aweh wikan
Kebatinan akeh lire
Lan gawat ka liwat-liwat
Mulo dipun prayitno
Ojo keliru pamilihmu
Lamun mardi kebatinan”

Artinya;
Saya akhiri pembicaraan ini
saya hanya ingin memberi tahu
kabatinan banyak macamnya
dan artinya sangat gawat
maka itu berhati-hatilah
Jangan kamu salah pilih
kalau belajar kebatinan.

Dari tembang tersebut dapat diketahui bahwa untuk belajar ilmu Laku Spiritual Hakekat Hidup yang merupakan ilmu Hidup Dan Kehiduapn sangatlah gawat. Ini bukan berarti menakut-nakuti orang yang hendak belajar Hidup. Semata-mata tembang tersebut adalah mengingatkan bagi orang yang hendak belajar ilmu Hakikta Hidup dan Kehidupan. Tidak Ragu atau hanya sebatas coba-coba saja.

Tembang tersebut juga bisa bermakna:

Yen Siro wedhi, ojo sepisan-sepisan wani
Yen Siro Wani, ojo sepisan-sepisan wedhi
(YEN WANI AJA WEDI-WEDI. YEN WEDI AJA WANI-WANI)

Artinya;
Kalau kamu takut, jangan sekali-sekali berani
Kalau kamu berani, jangan sekali-sekali takut

Artinya, saat hendak berniat untuk belajar, berniyat, kita diingatkan akan pilihan, apakah kita berani atau tidak. Kalau berani, jangan sekali-kali timbul rasa takut. Kalau takut, janganlah memaksakan diri untuk berani. Hal itu juga berarti bahwa dalam bertindak hendaknya kita tidak ragu-ragu...

NAH... BERHUBUNG.... Wejangan sudah saya wedarkan, pengertian sudah saya jabarkan, kesempatan sudah saya sediakan, peluang sudah saya siapkan. Tinggal terserah Anda yang memiliki hak kesimpulan... Iklan sudah saya TUTUP. Silahkan di Pikir dan Di renungkan, jangan di bayangkan atau di khayalkan. . .

Secara Rinci Laku Hakikat Hidup  ini, akan Saya ajarkan kepada siapa saja yang mau dan Bersedia Siap...  Bermitra dengan Hyang Maha Suci Hidup (ALLAH)... Dengan Catatan bertemu secara langsung  Atau dengan Cara Bergabung di PADEPOKAN  ONLINE  PESONA  JAGAT  ALIT  HAKIKAT HIDUP  “KUNCI THE POWER”  ILMU  PEMBANGKIT  SEDULUR  PAPAT  KALIMA  PANCER...  Kunjungi wordpressnya dan baca syarat-syaratnya. Atau klik link INI: https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com
Untuk mengetahui Persyaratannya Klik link INI:  https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com/2015/02/25/padepokan-online-pesona-jagat-alit-hakikat-hidup-kunci-the-power-ilmu-pembangkit-sedulur-papat-kalima-pancer-2/
HE HE HE . . . EDAN TENAN... SALAM RAHAYU KANTI TEGUH SLAMET BERKAH SELALU SAUDARA-SAUDARIKU SEMUANYA TANPA TERKECUALI... SEMOGA POSTINGAN SAYA INI. BISA LEBIH MENGENOG ke RASA dan BERMANFAAT  BAGI siapapun yang Membacanya...
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
http://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com

https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com

Mengenal Jenis Dan Cara Meditasi Yang Sempurna:

Mengenal Jenis Dan Cara Meditasi Yang Sempurna:
Dalam dunia ilmu spiritual... Apa yang di sebut Meditasi amat sangat tidak bisa di abaikan. Meditasi atau dalam bahasa lain disebut sebagai Semedi, Tapa, Manekung, Tafakur ataupun yang lainnya adalah aktivitas keseharian bagi pelaku ilmu hikmah supranatural dan keghaiban. Sebuah aktivitas mengendapkan jiwa, raga,ruh dan pikiran menuju dimensi keheningan / qalbu terdalam.

Segala lelaku amalan doa-mantra, puasa dan ritual cegah tidur pada intinya hanyalah sebagai sarana penunjang dalam ritual inti ilmu ghaib yaitu Meditasi. Tanpa aktivitas meditasi, hampir mustahil untuk menembus hijab keghaiban.

Bentuk meditasi tidaklah selalu identik dengan duduk bersila dengan kaki dilipat seperti yang sering diperlihatkan dalam adegan film silat di TV. Dalam aliran Kejawen malah ada bentuk meditasi dalam posisi tidur terlentang. Meditasi juga bisa dilakukan dimana saja, selama kondisi alam sekitarnya mendukung untuk bermeditasi.

Jenis Meditasi  yang saya ketahui ada 4 secara umum :

1. Meditasi Kesadaran
2. Meditasi Mata Ketiga
3. Meditasi Prana
4. Meditasi Sukma Sejati / diri
5. Meditasi Kunci

1. Meditasi Kesadaran adalah meditasi penggugah (pembangkit) kesadaran ruhani, jiwa dan raga. Tujuannya untuk melepaskan segala beban diri yang membuat kita sulit untuk pasrah dan konsentrasi.

2. Meditasi Mata Ketiga adalah sebentuk teknik belajar fokus, konsentrasi dan melatih Daya Cipta pribadi di antara tengah  kening. Konsentrasi adalah hal wajib dalam sebuah ritual Meditasi Keghaiban. Hasil ketekunan meditasi ini dapat menajamkan daya pengelihatan batin, misalnya mampu melihat AURA tubuh, sinar ghaib & pusaka, mempermudah menembus hijab dimensi alam ghaib. Tanpa konsentrasi yang baik, mustahil bisa memasuki dimensi ghaib.

3. Meditasi Prana adalah sebentuk teknik meditasi guna memaksimalkan potensi Energi Inti Pribadi (chi). Selain bermanfaat untuk meningkatkan stabilitas kesehatan tubuh, hasil ketekunan meditasi Prana ini akan mempermudah proses awal memasuki dimensi ghaib.

4. Meditasi Sukma Sejati /diri adalah aktifitas meditasi yang berhubungan dengan dimensi ghaib, dunia ruhani alam astral, alam-alam yang sifat nya jauh melampaui alam jin.

5. Meditasi Kunci, adalah aktifitas meditasi paling sempurna di banding ke 4 cara meditasi lainya yang saya ketehui, karena apapun yang terdapat di dalam laku meditasi KUNCI, tidak ada satupun bahkan tidak ada secuilpun proses nya, yang boleh lepas dari kehendak Tuhan dan tidak bsa lepas dari kuasa TUHAN, dimana setiap tarikan nafas yang mengusahakan, seluruh jiwa dan raganya, selaras dengan Firman Tuhan, sesuai dengan kehendak Tuhan, Seperti  pada awalnya Tuhan menciptakan kita, hingga kita bisa memperoleh syafa’at  dan mendapat Ridho Sang Maha kuasa gha’ib dalam sikon apapun dan dimanapun.

Secara Rinci Teknik Meditasi ini, akan Saya ajarkan kepada siapa saja yang mau dan Bersedia Siap...  Bermitra dengan Hyang Maha Suci Hidup (ALLAH)... Dengan Catatan bertemu secara langsung  Atau dengan Cara Bergabung di PADEPOKAN  ONLINE  PESONA  JAGAT  ALIT  HAKIKAT HIDUP  “KUNCI THE POWER”  ILMU  PEMBANGKIT  SEDULUR  PAPAT  KALIMA  PANCER...  Kunjungi wordpressnya dan baca syarat-syaratnya. Atau klik link INI: https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com Untuk mengetahui Persyaratannya Klik link INI:  https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com/2015/02/25/padepokan-online-pesona-jagat-alit-hakikat-hidup-kunci-the-power-ilmu-pembangkit-sedulur-papat-kalima-pancer-2/
He he he . . . Edan Tenan... Muga Bermanfa’at dan Berkah.  Salam Rahayu kanti Teguh Selamat Berkah Selalu
HE HE HE . . . EDAN TENAN... SALAM RAHAYU KANTI TEGUH SLAMET BERKAH SELALU SAUDARA-SAUDARIKU SEMUANYA TANPA TERKECUALI... SEMOGA POSTINGAN SAYA INI. BISA LEBIH MENGENOG ke RASA dan BERMANFAAT  BAGI siapapun yang Membacanya...
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
http://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com

https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com

Rabu, 11 Maret 2015

PENGALAMAN PERJALANAN SPIRITUAL MERAGA SUKMA :

PENGALAMAN PERJALANAN SPIRITUAL:
BAGI WEB...
MERAGA SUKMA Adalah Bagian dari SEBUAH PERJALANAN SPIRITUAL.
"Dalam keadaan hening, tubuh saya terasa sangat ringan, indah dan sejuk serta  hangat. Mata saya tertutup namun saya mampu melihat seluruh keadaan di sekeliling saya… Semua benda yang saya lihat mengeluarkan cahaya termasuk tubuh saya sendiri" Itulah sebuah ungkapan pengalaman saya, sa’at pertama kali saya menjalankan Meditasi/Samadi/Semedi dalam Laku Spiritual.****** 

Dari awal inilah seorang manusia terhijab. Terhijab dari segala sesuatu yang bersifat spiritual, hijab tersebut ada yang memang sudah menjadi ketentuan Allah seperti hijabnya dunia dan akhirat, namun ada juga hijab yang manusia buat sendiri, seperti hijabnya alam pikiran (Panca Indera) manusia.

Bagaimana alam pikiran manusia bisa menjadi hijab (tabir penutup)?
Jawabanya sangat sederhana... Yaitu karena manusia selalu berpikir dengan panca indera dan segala sesuatu yang dilihat dengan panca indera menjadi sah dan ilmiah menurut pribadinya. Segala sesuatu yang diluar panca indera disebutnya  mistik, takhayul dan non ilmiah. Manusia merasa bahwa sesuatu yang bisa dilihat dengan panca indera maka bisa dilihat sebagai realita dan di terima akal pikiran. Bukankah begitu lurr...???

Apakah pendapat diatas salah?
Misalkan iya salah, tapi tidak sepenuhnya, bukan?
Jika kita hanya ingin mengalami perjalanan badani saja,  maka cara berpikir diatas tidaklah salah, tapi akan banyak misteri misteri kedahsyatan semesta yang tak mungkin bisa kita selesaikan dengan metode ilmiah, salah satu contohnya adalah tentang tongkat nabi musa, akan banyak orang berpikir bagaimana mungkin ada tongkat yang bisa membelah samudra?
Bagaimana mungkin sebuah tongkat bisa manampilkan kekuatan yang luar biasa? Dan itu di sebutnya, di katakanya, di klaim sebagai mujijat Allah.

Tentu jika nabi musa hidup dijaman ini, ia akan banyak di undang untuk memberikan ceramah di universitas universitas dan tongkatnya akan dijadikan bahan penelitian yang pasti tidak akan pernah berakhir… Betul tidak lurr...???

Kita tidak salah berpikir secara ilmiah dan rasional, masalahnya adalah,,, sebagai manusia kita juga diberikan keinginan untuk melakukan perjalanan spiritual, ada kerinduan dalam diri kita untuk juga mengalami pengalaman spiritual, menjelajah dimensi ruang dan waktu dan ternyata di situlah tempat tinggal kebahagia’an yang sebenarnya. Ketenntraman yang selama ini jadi rebutan semuanya makhluk hidup dalam kehidupan ini.

Menurut pengalaman pribadi saya, alat untuk melakukan perjalanan spiritual tersebut, adalah ilmu meraga sukma, ilmu ini adalah termasuk ilmu yang langka, dengan meraga sukma kita  bisa melihat rumah kita saat bepergian, mendatangi sanak dan famili secara batin, mengelilingi tempat tempat indah di dunia dan bertemu dengan para guru batin yang shalih, bahkan para leluhur, seperti Nabi, wali dll. 

Segala sesuatu yang terlihat dalam alam badani, pada hakekatnya adalah sebuah ilusi, sedangkan yang terlihat dalam alam spiritual adalah alam realita. Contoh misal ilustrasnya;  “Jika kita belum punya mobil dan kita ingin punya mobil, maka ada ilusi dalam pikiran kita, bahwa setelah kita punya mobil, kita akan bahagia”.” sebelum kita punya rumah ada ilusi dalam pikiran kita, bahwa setelah kita punya rumah nanti, kita akan bahagia”  bla,,, bla,,, bla... Tapi kenyataannya, setelah kita punya rumah dan mobil, ternyata kita tidak bahagia, karena alasan rumahnya takut di rampok, kebakaran dll, mobilnya takut di curi, kecelaka’an dll, kita lalu diberikan ilusi ilusi yang lain yang menyiksa kita dan lain sebagainya. Jika perjalanan hidup kita hanya sekedar perjalanan badani/jasmani saja.

Hasil lain akan kita dapati, jika kita melakukan perjalanan spiritual, didalam dunia spiritual, disitulah bersemayam kebahagiaan hakiki dan jauh dari ilusi yang memperbudak manusia, ada keteduhan, ada kedamaian dan ada warna ke tentraman yang abadi. Pada saat kita meraga sukma, kita tidak akan merasakan keinginan untuk makan dan minum, selera makan kita akan hilang walaupun kita seorang pemakan berat sekalipun.

kegalauan dan kegundahan hati kita akan hilang saat sudah berada dalam alam spiritual, sebab kegundahan hanya ada dalam dunia badani, dalam kenikmatan tersebut, maka kita akan merasa sangat kagum, akan kebesaran Allah Subhanahu wa ta’ala yang memimpin semua makhluk dijagad raya ini.

Pernahkah kita bercita-cita untuk bisa jalan-jalan keseluruh tempat indah didunia?
Kita bisa dalam sekejap berada di bunaken melihat keindahan taman laut, kemudian sekejap berada di pantai sanur bali, kemudian sekejap berada di Mesir, menyaksikan patung spinx dan piramida atau mungkin kita ingin melihat keindahan sungai Nil, atau kita ingin berkunjung ke tempat tempat yang paling indah diujung bumi sekalipun, yang belum dijamah oleh manusia…

Kita tidak perlu pesawat terbang, yang kita butuhkan hanyalah bilik kamar kita, yang berfungsi sebagai bandara untuk tubuh halus kita, yang akan meluncur dan terbang laksana pesawat yang siap mengantar kita menjelajah dunia dengan alat berupa sebuah ilmu yang bernama Meraga Sukma…

Apa yang akan kita rasakan jika kita berada dilangit-langit kamar dan melihat tubuh kita  sendiri, yang berbaring ditempat tidur?
Tentu akan terkejut dan takut… Itu pasti.
Tapi itulah memang pengalaman yang banyak di alami oleh para murid yang sedang belajar meraga sukma untuk pertama kalinya.

Badan halus kita akan keluar dari tubuh wadag kita dan kita berenang diudara seperti para astronot yang berjalan dipermuka’an bulan, kita bisa terbang melebihi kecepatan mobil balap sekalipun, membelah udara dan melaju bersama angin…

Ada 3 jenis ilmu meraga sukma yang saya ketahui di tanah jawa dwipa ini, satu persi kejawen  dari jawa timur, duanya persi islam kejawen dari jawa tengah dan ketiganya persi kebatinan dari jawa barat. Dan ketiga-tiganya tidak ada yang mudah di pelajari dan gampang di lakukan, karena itu, ilmu meraga sukma termasuk ilmu langka, karena tidak semua orang sakti bisa lulus mempelajarinya, jika di paksakan, maka akan menemui dua risiko fatal. Kalau tidak gila, ya mati.

Untuk mampu melakukan meraga sukma dengan benar dan baik tanpa risiko negatif apapun, kita perlu Pondasi Wahyu Panca Ga’ib (KUNCI) dan mebutuhkan beberapa bekal berikut ini:


PERTAMA. Tepat dan Benar dalam Laku  Wahyu Panca Ga’ib.
Iman keyakinan anda, secara lahir dan bathin (gelar/gulung) harus benar-benar tepat. Kunci nya Benar. Paweling nya Benar. Asmo nya Tepat. Mijil nya Benar dan Pengertian serta Pemahaman yang mengiringi lakunya juga tepat dan benar.   

1. Kekuatan benteng badan.
Tubuh fisik anda harus dijaga dengan benteng baik dengan doa maupun asma-asma khusus. Jangan pernah coba-coba melakukan meraga sukma tanpa benteng badan yang cukup, sebab biyar bagaimanapun, tubuh fisik anda harus dijaga selama badan halus anda meninggalkan badan, bagi anda yang sudah pernah mengambil program “KUNCI THE POWER”  anda beruntung karena dalam paket “KUNCI THE POWER” Ilmu Pembangkit Sedulur Papat Kalima Pancer, tersebut sudah termasuk benteng badan untuk meraga sukma.

2. Kepasrahan dan keberanian.
Anda harus mampu melewati tahapan tahapan krusial saat akan melakukan meraga sukma. Anda  akan mengalami perasaan takut ketika tubuh halus anda melakukan perjalanan astral. Apalagi  jika anda berniat untuk melakukan perjalanan badan yang jauh seperti ke luar negeri dan sebagainya, maka dalam perjalanan anda, anda akan bertemu dengan banyak orang yang kemungkinan sedang meraga sukma juga, makhluk-makhluk ghaib dan sebagainya, inilah yang dibutuhkan mental anda, sebab tidak semua makhluk berwujud seperti yang anda inginkan.

3. Jika bertemu dengan Guru batin.
Anda beruntung jika dalam meraga sukma, anda bertemu dengan para guru batin yang shalih, mereka akan mengajari ilmu-ilmu yang rahasia dan tidak pernah anda pikirkan sebelumnya,  lewat mereka kita bisa belajar bagaimana menjalani kehidupan secara baik dan terbebasi godaan-godaan.

Jika anda beruntung anda akan diberi benda kenang kenangan seperti cincin, tasbih dan sebagainya yang tahu-tahu sudah berada di tempat tidur anda ketika bangun.

4. Mengatur frekwensi Meraga sukma.
Waktu yang tepat untuk melakukan meraga sukma adalah malam hari, karena justru saat malam anda akan lebih terang ketika tubuh batin anda pergi keluar untuk berjalan jalan, frekwensi meraga sukma tidak boleh terlalu sering, biasanya 2 atau 3 hari sekali, sudah cukup baik bagi perkembangan ilmu anda sehingga anda akan memiliki aura spiritual yang luar biasa.

Jika anda sangat ingin menguasai ilmu yang luar biasa ini, seringlah membaca KUNCI. Ana apa-apa KUNCI. Langka apa-apa KUNCI.  KUNCI mampu membuat lathoif -lathoif dalam tubuh anda bersinar, jika lathoif dalam tubuh anda sudah mulai bersinar, maka ruh anda akan menjadi lebih ringan dan mata hati anda akan lebih tajam.

Apakah meraga sukma hanya mampu dilakukan oleh orang berbakat ?
Tidak... siapapun anda dan bagaimanapun anda,  Laku Spiritual “KUNCI THE POWER” ini Bisa di  memiliki, ini kesempatan bagi andan untuk mengalami perjalanan batin yang luar biasa ini sendiri, bukan katanya siapapun,  tentu dengan syarat anda harus rajin berlatih dan memenuhi standar persyaratan yang sudah menjadi aturan sebagai siswa/murid. Untuk itu, baca keterangannya di Artikel yang Terkait. Atau klik DISINI: https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com/2015/02/25/padepokan-online-pesona-jagat-alit-hakikat-hidup-kunci-the-power-ilmu-pembangkit-sedulur-papat-kalima-pancer-2/

Saya bisa... Berati. Siapapun Anda Pasti Bisa. MAKA.....  
Mulailah Perjalanan Spiritualmu SEKARANG:
Di sepanjang situs WEB...  Telah menekankan betapa penting nya melakukan praktik spiritual secara teratur dan Benar. Tujuan dari artikel ini adalah untuk memberikan pemahaman pesat  dari apa yang dapat anda lakukan untuk memulai perjalanan spiritual anda (praktik spiritual) hari ini juga.

Apapun jalur agama atau dari manapun kebudayan anda berasal. Laku Spiritual “KUNCI THE POWER” Pelatihan Ilmu Pembangkit Sedulur Papat Kalima Pancer ini. Merekomendasikan, tiga hal yang dapat anda lakukan segera untuk memulai atau melengkapi perjalanan spiritual Anda.

Mengucapkan secara berulang/ merepetisikan.
Nama Tuhan menurut agama kelahiran Anda.
Mengucapkan repetisi (pengulangan) Nama pelindung dari permasalahan leluhur.
Membangun pengetahuan spiritual anda.
           
Mengucapkan dan merepetisikan (mengulangi)  Nama Tuhan sesuai dengan agama anda dilahirkan:

Kita dilahirkan di dalam agama yang paling kondusif untuk memulai perjalanan spiritual kita. Dengan demikian, aspek ke Tuhanan yang kita sembah sesuai dengan agama kita, adalah apa yang paling bermanfaat bagi pertumbuhan spiritual kita pada tahap itu. Berbagai Nama Tuhan menurut agama masing-masing mewakili berbagai aspek dari satu Tuhan Yang Maha Esa. Dengan mengucapkan dan merepetisikan secara berulang Nama Tuhan sesuai agama kelahiran kita, kita berseru kepada aspek ke Tuhanan tersebut dan memanfaatkan energi ke Tuhanan Nya. Hal ini dapat dikiaskan dengan menkomsusi tonik spiritual umum yang paling kita perlukan.

Dibawah ini beberapa contoh dari nama Tuhan, yang seharusnya kita ucap dan repetisikan, sesuai dengan Agama kelahiran kita.

1. BUDDHIST: Om Mani Padme Hum, Namo Buddhaya.

2.CHRISTIAN: Roman Cathilic; Hail Mary.
Anglikan dan Denominasi Kristen lainya; Hail Jesus.

3.HINDU: Nama Dewata Keluarga atau jika tidak tahu Nama dari Dewa Keluarganya. Cukup dengan; menyebut; Shri Kuladevatayai Namaha. Metode dari repetisi nama dewata keluarga. Shri Harus menjadi awalan dari nama dewata keluarga, nama berikutnya harus dalam tata bahasa “objek tidak langsung” (Chaturti pratyai) dan kemudian diakhiri dengan Namaha. Contoh Misal. Jika Dewara keluarganya adalah:
>Ganesh< Menjadi “Shri Ganeshaya Namaha”
>Bhavani< Menjadi “Shri Bhavanimatayai Namaha”
Atau “Shri Bhavanidevyai Namaha”

4.ISLAM: Ada 99 Nama. Diantaranya; Ya Allah, Allahu Akhbar, Rahman, Rahim dan Asma’ul husna lain2nya

5.JAIN: Navakar Mantra (Om Namo Arihantanam)

6.JEW: Jehowah, Yahweh, Adonai atau salah satu nama dari berbagai Tuhan yang sesuai dengan Yudaisme lainnya.

7.SIKH: Vahe Guru, Shri Vahe Guru, Sukhmani Saheb, Japaji Saheb.

8.ZOROASTRIAN: Ada 101 Nama. Para Pencari Tuhan/Seeker dimanita untuk mengucapkan. Nama yang sesuai dengan angka yang di peroleh dalam meditasinya.

Beberapa saran dalam mengucap dan merepetisikan (mengulangi) nama Tuhan:
1. Mengucap dan Merepetisi dengan cara yang anda rasa nyaman: Anda dapat mengucap dan merepetisi di dalam pikiran (mental) atau anda mengucap dan merepetisikan secara lisan atau dapat anda ucapkan dan repetisikan dengan menggunakan Tasbih, Rosario, Mala, dll. Anda dapat memilih metode manapun yang anda rasa nyaman.

2. Setiap saat dan di mana pun:
Anda dapat mengucap dan merepetisi di mana pun, kapan pun juga. Contohnya, anda dapat mengucap dan merepetisi dalam perjalanan untuk bekerja, sambil memasak, atau sekedar membawa binatang peliharaan untuk berjalan-jalan.

3. Kwantitas dalam pengucapan dan pengulangan nama Tuhan: 
Semakin banyak ucapan dan repetisi yang anda lakukan, akan semakin banyak pula manfaat spiritual nya. Anda dapat memulai dari lima menit per hari, kemudian berangsur-angsur menaikkan intensitasnya ke beberapa jam per hari dalam kurun waktu beberapa bulan. Hal ini dapat dilakukan dalam banyak sesi, dan sembari melakukan kegiatan-kegiatan lainnya, seperti memasak, dll seperti dijelaskan di atas.

4. Teratur dalam ucapan dan repetisi anda: 
Upaya tulus dalam pengucapan dan pengulangan akan memberikan manfaat-manfaat seperti membawa perasaan tenang di dalam hidup anda, yang anda sudah tidak rasakan dalam waktu yang lama atau kehidupan duniawi anda menjadi lebih baik.

Intinya:
Berikanlah kesempatan terbaik untuk memulai praktik Laku Spiritual “KUNCI THE POWER” anda selama minimal 41 hari dan anda akan melihat manfaat-manfaatnya dalam hidup Anda... HE HE HE . . . EDAN TENAN... SALAM RAHAYU KANTI TEGUH SLAMET BERKAH SELALU SAUDARA-SAUDARIKU SEMUANYA TANPA TERKECUALI... SEMOGA POSTINGAN SAYA INI. BISA LEBIH LEBIH MUDAH UNTUK DI PAHAMI DAN DI MENGERTI, SEHINGGA BISA MEMPERMUDAH  Tata Caranya. BAGI siapapun yang Membaca Dan Mempelajarinya...
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
http://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com

https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com