WEJANGAN LAKU HAKIKAT HIDUP: No.6

ADOH TANPA WINANGEN.
Dengan Tema: GALILAH RASA YANG MELIPUTI SELURUH TUBUHMU. KARENA DI DALAM TUBUHMU. ADA FIRMAN TUHAN YANG BISA MENJAMIN HIDUP MATIMU DAN DAPAT MENJAMIN DUNIA AKHERATMU ;
Oleh: Wong Edan Bagu.

KEKUATAN MENDENGARKAN:
Kekuatan Mendengarkan… Mendengarkan memiliki sebuah kekuatan untuk memberikan pengetahuan lebih dari yang kita miliki. Mendengarkan memberikan sudut pandang berbeda dan alternatif bagi kita untuk menyelesaikan permasalahan yang kita alami. Mendengarkan adalah hal terbaik yang bisa kita lakukan untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa.

Banyak masalah yang terjadi diakibatkan oleh miss understanding, yang akar permasalahannya adalah ketidakmampuan mendengarkan dari salah satu pihak bahkan kedua belah pihak. Menyalahkan miss understanding sama halnya seperti menyalahkan keadaan, yang justru tidak menyelesaikan masalah sama sekali. Penyelesaian masalah dimulai dari kemauan untuk mendengarkan apa yang sebenarnya terjadi dari salah satu pihak.

Kemampuan mendengarkan adalah hal yang membedakan tingkat leadership atau kepemimpinan seseorang. Semakin tinggi kemampuan mendengarkan seseorang, maka semakin tinggi jiwa kepemimpinan orang tersebut. Maka, tidak mengherankan bahwa para pemimpin yang dicintai adalah mereka yang mampu mendengarkan dengan baik bawahannya yang tidak sekedar memerintah dan berbicara saja.

Berbicara atau mengobrol dengan seseorang yang hanya mau berbicara dan tidak pernah memberikan kesempatan kita berbicara. Tentu akan timbul perasaan tidak enak atau bahkan kesal karena kita dipaksa mendengarkan semua yang dia katakan, sedangkan tidak pernah sedikit pun kita punya kesempatan untuk berbicara. Sebagian besar orang akan menghindari orang dengan sikap seperti itu.

Sebaliknya, mungkin diantara kalian memiliki teman yang sangat pengertian. Saat bertemu dia, rasanya kita sangat nyaman dan bahagia. Coba telisik lebih mendalam, saya yakin dia memiliki sebuah kemampuan yaitu mampu menjadi pendengar baik. Orang yang mampu menjadi pendengar yang baik akan selalu dinanti kehadirannya.

Maka saatnya meningkatkan jiwa kepemimpinan kita dengan cara menjadi pendengar yang baik;
Pendengar baik bukan berarti harus terus menganggukan kepala dan berkata ‘iya’. Namun, menjadi pendengar yang baik yaitu mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mendengarkan dan memberikan tanggapan. Jangan pernah meremehkan kekuatan mendengarkan karena dari mendengarkan kita bisa memberikan yang terbaik bagi diri kita dan bagi orang yang di sekitar kita. Listen, Understand, and Share your idea!
He he he . . . Edan Tenan… Semoga Bermanfa’at dan Berkah…. Salam Rahayu kanti Teguh Slamet Selalu
Ttd: Wong Edan Bagu
Pengembara Tanah Pasundan
http://putraramasejati.wordpress.com
http://wongedanbagu.blogspot.com


Tidak ada komentar